Dukung Tasik Hejo, LAZNAS Agnia Care Dampingi 140 Kepala Desa Kunjungi Idrisiyyah Waste Ecopark
Event Agniacare

Dukung Tasik Hejo, LAZNAS Agnia Care Dampingi 140 Kepala Desa Kunjungi Idrisiyyah Waste Ecopark

Selly SalimahCONTRIBUTOR
6 November 2026

Tasikmalaya, 5 November 2026 — Masalah pengelolaan sampah di tingkat pedesaan sering kali menjadi tantangan mendasar bagi pemerintah daerah. Menjawab tantangan tersebut, LAZNAS Agnia Care bersama Sufi Training Center (STC) memfasilitasi kunjungan inspiratif sebanyak 140 kepala desa se-Kabupaten Tasikmalaya ke Idrisiyyah Waste Ecopark pada Rabu (5/11/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian program Spiritual Wellness yang bertujuan memicu replikasi sistem pengelolaan sampah mandiri berbasis lingkungan di tingkat desa.

Sebagai lembaga amil zakat yang mengusung misi keberlanjutan sosial dan lingkungan, LAZNAS Agnia Care memandang momentum ini sebagai langkah strategis. Pengelolaan sampah berbasis lingkungan (eco-management) tidak hanya menjaga kebersihan alam, tetapi juga beririsan langsung dengan kesehatan umat, ekonomi sirkular desa melalui pemanfaatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) maupun Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), serta ikhtiar nyata mewujudkan gerakan Tasik Hejo.

Program Spiritual Wellness yang digagas oleh STC memberikan warna tersendiri dalam kegiatan pendampingan ini. Kunjungan tersebut berhasil menjembatani antara pembinaan spiritual (hablum minallah) dan tanggung jawab pelestarian alam (hablum minal 'alam). Menjaga kebersihan dan merawat bumi ditegaskan bukan sekadar program administratif, melainkan bentuk manifestasi iman dan wujud syukur atas nikmat sumber daya alam.

LAZNAS Agnia Care senantiasa mendukung berbagai inisiatif kolaboratif yang menghubungkan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat. Mengingat isu kerusakan lingkungan dan kemiskinan sering kali berkaitan, kepedulian terhadap lingkungan hidup merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi kemaslahatan bersama.

Peran pemerintah desa sangat sentral dalam menggerakkan kesadaran warga. Melalui peninjauan fasilitas dan sesi diskusi interaktif di Idrisiyyah Waste Ecopark, para kepala desa diharapkan dapat mengadaptasi sistem eco-management di wilayah masing-masing demi terciptanya lingkungan desa yang bersih, sehat, dan mandiri.